Latar Belakang :
Seorang Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Program Studi Magister Administrasi Pendidikan serta merupakan Guru pada SMA Negeri 13 Maluku Barat Daya.
Menggagas aplikasi/website ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah psikososial, terutama perundungan (bullying) yang terjadi di lingkungan SMA Negeri 13 Maluku Barat Daya.
Aplikasi CareEdu adalah platform berbasis website yang dibuat khusus untuk melawan praktik perundungan (bullying) serta mendukung kesehatan mental siswa di lingkungan sekolah.
Membantu mendeteksi dan melaporkan kasus perundungan secara aman dan rahasia.
Memberikan pendampingan dan dukungan psikologis bagi siswa yang membutuhkan.
Mengedukasi siswa untuk saling menghargai perbedaan dan membangun lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.
Bullying adalah perilaku agresif yang tidak diinginkan di antara anak sekolah yang melibatkan ketidakseimbangan kekuatan, baik nyata maupun yang dipersepsikan. Perilaku ini dilakukan secara berulang atau memiliki potensi untuk terus terjadi dari waktu ke waktu.
Memukul, menendang, mendorong, merusak barang milik orang lain, atau bentuk kontak fisik berbahaya lainnya.
Mengejek, mengolok-olok, memberi nama panggilan yang tidak pantas, mengancam, atau komentar seksual yang tidak pantas.
Mengucilkan seseorang secara sengaja, menyebarkan rumor, mempermalukan di depan umum, atau merusak reputasi seseorang.
Bullying yang terjadi melalui media digital seperti media sosial, pesan teks, atau platform online lainnya.
CareEdu hadir sebagai solusi digital untuk mendukung pencegahan bullying serta meningkatkan kesejahteraan psikososial siswa melalui berbagai fitur yang aman dan mudah digunakan.
Memberikan rekomendasi serta menghubungkan siswa dengan konselor atau Guru BK untuk pendampingan lebih lanjut, terutama terkait dampak bullying.
Mendeteksi tanda-tanda bullying dan masalah psikososial siswa melalui kuisioner interaktif yang dirancang oleh profesional.
Menyediakan modul edukasi tentang pencegahan bullying, cara melaporkan, serta membangun ketahanan mental siswa.
Sistem pelaporan bullying yang aman dan dapat dilakukan secara anonim untuk melindungi identitas pelapor.